Hantu Jeruk Purut - Indonesian Movie


Downloaf Film-nya : 
Part 1 : Download
Part 2 : Download
Part 3 : Download


Sinopsis :

RANI 35 tahun seorang ibu, yang mengalami depresi berat. Ia sangat sayang pada anak satu-satunya yang bernama MALA 10 tahun. Ia sangat khawatir pada kehidupan Mala kelak, ia takut Mala akan menjadi anak yang durhaka dan menyengsarakan orang banyak. Maka suatu saat ia berusaha membunuh Mala. Tapi kejadian itu hanya ada dalam mimpi. DARMAWAN 40 tahun menenangkan dan meminta agar Rani kembali ke psikiater.
Tapi beberapa hari kemudian Rani ditemukan mati bunuh diri. Darmawan sangat terpukul, apalagi Mala adalah anak yang sangat tergantung pada ibunya. Sebab hanya Rani yang bisa mengerti Mala yang sering berkelakuan aneh. Belakangan Mala diketahui memiliki kemampuan Psicokinesis.
Untuk merawat Mala, Darmawan disarankan pindah tempat tinggal oleh Psikiater. Darmawan pun memilih pindah ke sebuah rumah di Bilangan Kemang. Ia ngontrak rumah milik BANG ENDEK 45 tahun, laki-laki keturunan betawi yang bertubuh kecil dan pendek. Di rumah barunya ini, Darmawan mengajak keponakannya yang bernama LILI, perempuan cantik 18 tahun untuk menemani Mala.
Rumah tua yang ditempati, Darmawan ini terlihat angker dan berada tidak jauh dari Kuburan Jeruk Purut. Dalam rumah itu terdapat satu lukisan bergambar seorang pastur orang bule. Menurut bang Endek, lukisan itu adalah lukisan pastur Benedick pemilik rumah itu dulu. Bang Endek berpesan agar Darmawan jangan mengganggu atau memindahkan lukisan itu ke tempat lain. Ia harus tetap ada ditempat itu.
Begitu menempati rumah ini, Mala sering melihat bayangan yang berkelabat disekitar rumah. Hal ini menjadi tanda tanya bagi Darmawan.
Sampai akhirnya Darmawan dengar dari para tetangga bahwa rumah yang ditempati Darmawan adalah rumah angker yang dulu pernah dipakai bunuh diri oleh orang yang menempati sebelumnya.
Darmawan tidak percaya hantu. Ia tetap beranggapan bahwa Mala hanya mengalami gangguan jiwa dan sering berhalusinasi. Tapi semakin hari Halusinasi yang di alami Mala semakin membuat Darmawan merasa terteror.


Suatu saat Darmawan bertemu MBAH SUMO 65 tahun, laki-laki tua misterius yang selalu berpakaian hitam-hitam seperti dukun. Ia mengatakan bahwa setiap orang baru yang tinggal dirumah milik bang Endek itu tidak akan tentram. Sebab ia pasti akan di ganggu oleh PASTUR TANPA KEPALA (Hantu Jeruk Purut)
Tapi Darmawan tetap tidak percaya. Mala semakin sering berkelakuan aneh, ia tidak suka pada Lili saudara sepupunya. Mala selalu menunjukan sikap permusuhan pada Lili. Hal ini semakin membingungkan Darmawan. Sebab Lili pun menjadi takut pada Mala. Lili bercerita bahwa ia sering melihat kalau Mala sering bicara sendiri dan lebih senang menyendiri.
Ketika Darmawan bertanya pada Mala mengenai sikapnya yang tidak suka pada Lili, Mala menjawab bahwa dia tidak butuh teman. Karena ia sudah punya teman yang baik. Yang selalu menemani dan menunggui dia tidur. Teman Mala itu juga sering bercerita sebelum Mala tidur. Darmawan bertanya siapa teman Mala sebab dirumah ini tidak ada orang lain. Mala mengaku temannya itu adalah pastur yang ada dalam lukisan tua.
Darmawan terkejut, itu tidak mungkin karena itu cuma lukisan. Ia  mengatakan bahwa ia ingin berkenalan dengan 'teman' Mala. Tapi Mala melarang karena Pastur itu tidak suka pada Darmawan. Darmawan pun semakin penasaran dan semakin bingung dengan tingkah Mala.
Suatu saat Darmawan bertemu dengan ANIS 34 tahun, wanita cantik yang menjadi guru TK yang tinggal didekat rumah Darmawan. Darmawan bertanya mengenai kebenaran cerita Hantu Jeruk Purut pada Anis. Anis bilang itu hanya mitos, nggak usah dipercaya. Darmawan sependapat tapi ia pun bercerita tentang 'teman' Mala yang disebut sebagai pastur. Darmawan merasa jangan-jangan Hantu Jeruk Purut itu mengganggu anaknya. Ia bertekad untuk menemui Pastur (hantu jeruk purut)
Kedekatan Darmawan dengan Anis ini tidak disukai oleh Mala. Walaupun Darmawan berusaha mendekatkan Mala dengan Anis tetap saja Mala selalu menunjukkan sikap permusuhan. Mala bahkan mengancam akan membunuh Anis jika Darmawan terus mendekati Anis.
Darmawan sempat terkejut dengan ancaman Mala. Tapi ia menanggap itu hanya ancaman anak kecil yang itdak mungkin terjadi. Bayangan Anis yang cantik terus mengganggu Darmawan dan semakin hari Darmawan merasa makin tertarik pada Anis..
Mbah Sumo mendapat mimpi, ia didatangi oleh pastur tanpa kepala. Dalam mimpi itu, pastur tanpa kepala memita agar mbah Sumo menyuruh Darmawan segera pergi dari rumah itu. Sebab rumah itu adalah tempat tinggalnya.
Mah Sumo pun menemui Darmawan. Ia mengatakan bahwa sebaiknya Darmawan pindah dari rumah itu. Sebab, pastur hantu jeruk purut memesan padanya agar menyampaikan pada Darmawan. Darmawan hanya mengaggap bahwa mbah Sumo hanya mengarang cerita dan ia malah meminta agar mbah Sumo jangan percaya cerita tahayul seperti itu.
Sementara Mala semakin akrab dengan teman khayalannya. Melalui Mala Pastur hantu Jeruk purut mengirim pesan pada Darmawan dengan cara yang sangat mengerikan. Tiba-tiba Darmawan membaca tulisan yang isinya ancaman bahwa Anis akan dibunuh kalau Darmawan terus berhubungan dengan Anis.
Darmawan marah pada Mala karena ia mengira ini pasti perbuatan Mala, tapi ketika ditannya, Mala mengatakan bahwa itu adalah pesan yang ditulis oleh Pastur Benedick (hantu jeruk purut)
Darmawanpun marah, ia minta untuk bertemu dengan 'teman' Mala. Tapi Mala mengatakan kalau Pastur Benedick sudah pergi. Ia tidak mau bertemu dengan Darmawan.
Darmawan pun minta pada Lili untuk terus mengawasi Mala. Maka Mala pun semakin benci pada Lili dan akhirnya beberapa hari kemudian Lili ditemukan meninggal dengan cara yang mengerikan. Darmawanpun semakin depresi. Ia merasa diteror oleh bayangan hantu jeruk purut yang tidak pernah ia lihat.
Darmawanpun menyatakan ingin bertemu dengan pastur itu. Ia menemui Anis dan mengatakan perasaannya yang mulai tersiksa dengan kelakuan Mala yang semakin aneh. Mala dikatakan semakin berani melawan padanya dan lebih percaya pada 'teman' khayalannya yang bernama Pastur Benedick. Anis tertawa dengan niat Darmawan, sebab menurutnya jika Darmawan ingin bertemu dengan pastur, itu berarti Darmawan percaya pada cerita tahayul.
Darmawan akhirnya berfikir ulang karena Anis bisa menenangkan dan merekap un bermesraan dan saling mnyatakan cinta.
Tapi kejadian aneh terulang lagi, ditempat tinggalnya Anis ditemukan mati mengerikan. Darmawan sangat terpukul dengan kematian Anis. Di dinding rumah terlihat tulisan yang merupakan pesan buat Darmawan dari Pastur. Bahwa Anis tidak disukai oleh Mala. Jadi harus dibunuh.
Darmawan semakin tertekan dengan teror itu. Siang hari ia datang ke kuburan jeruk purut, ia ingin tahu kuburan pastur Benedick. Disana ia bertemu dengan mbah Sumo yang mengatakan apa yang dialami Darmawan karena Darmawan tidak percaya dengan ucapanya. Mbah Sumo pun menyarankan agar Darmawan pindah rumah karena rumah itu adalah tempat tinggal Pastur Benedick. Tapi Darmawan tetap tidak percaya. Ia ingin bertemu dengan Pastur itu sendiri.
Mbah Sumo mengatakan kalau ingin bertemu dengan Pastur hantu jeruk Purut datanglah malam Hari dan mengitari kuburan Jeruk Purut sebanyak tujuh kali.
Sorenya ketika sampai dirumah, Darmawan terkejut dengan kedatangan psikiater MIRA 27 tahun, perempuan cantik yang saat itu ingin melihat keadaan Mala. Pada Mira Darmawan mengatakan kalau Mala semakin parah karena ia punya teman khayalan yang jahat. Mira tidak percaya, yang ia tahu Mala hanya sering berhalusinasi. Darmawan mengatakan bahwa ia sudah hilang kesabaran dan akan menghadapi 'teman' kahyalan yang sudah mengganggu kehidupannya.
Mira beranggapan kalau Darmawan juga sudah terkena gangguan jiwa. Mira bertanya untuk apa melakukan perbuatan seperti itu. Kalau toh bertemu Darmawan mau apa? Darmawan bilang kalau ia minta agar pastur hantu Jeruk purut itu jangan menggangu kehidupannya. Sebab ia tinggal disini untuk menyembuhkan anaknya yang sering mengalami halusinasi.
Darmawan minta agar Mira membantunya. Mira tidak bersdia karena ia bukan paranormal. Ia hanya mengatakan bahwa hantu itu hanya ada dalam pikiran manusia. Ia hanya bisa dilawan dengan keberanian penuh dan konsentrasi pikiran yang mantap.
Malamnya ketika Darmawan hendak berangkat kekuburan jeruk purut, ia mendapati kejadian yang sangat aneh. Tiba-tiba Mala marah dan meminta agar Darmawan jangan menggangu 'teman'nya. Darmawan tetap mengatakan bahwa ia akan mengusir teman Mala itu kalau terus-terusan menggangu.
Tiba-tiba benda-benda diruangan itu berterbangan ke arah Darmawan. Dan hantu Jeruk Purut yang berwujud Pastur tanpa kepala itu muncul dari lukisan tua yang ada didinding dan menyerang Darmawan. Darmawanpun melawan dengan keberaniannya. Maka terjadi perkelahian antar Darmawan melawan Hantu Jeruk Purut. Darmawan berusaha melawan dengan konsentrasi bahwa yang ada didepannya hanyalah halusinasi. Sehingga ia dapat selamat dari serangan Pastur Benedick.
Darmanwan bahkan berhasil menyerang dan meminta agar pastur tanpa kepala itu jangan menggangu keluarganya. Tapi hantu pastur itu malah makin marah karena yang mengganggu ketenangan hidupnya justru Darmawan.
Hantu pastur itu masuk ke tubuh Mala dan menyerang Darmawan. Darmawan kewalahan dan hampir terbunuh. Mira yang melihat itu akhirnya membantu menolong Darmawan dengan membujuk Mala untuk melepaskan Darmawan. Mala sadar dan melepaskan Darmawan.
Maka hantu jeruk purut itu keluar dari tubuh Mala dan hantu itu masuk kedalam tubuh Darmawan dan menyerang Mala. Apa yang akan terjadi selanjutnya? Bagaimana nasib Mala?

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Visitors

COUNTRY VISITOR

free counters

DOWNLOAD MP3 KRISTEN


FULL MP3 KRISTEN

Smadav

BERITA TERKINI

Pencarian Populer